Saturday, 24 February 2018

Review All Meal for 4 Packages - Lareia di My Fave

2/24/2018 03:24:00 am 0 Comments
Sudah taukah anda mengenai My Fave? Sebuah hotel? Benar, tetapi kurang tepat karena ini ada “My” nya ya hehehe… Jadi My Fave ini dulu namanya Groupon yang sekarang berganti nama menjadi My Fave, web khusus promo makanan, kecantikan, relaksasi, jasa, paket liburan, dan lain-lain. Misal kalian membeli makanan di Kafe A harganya 100 ribu, di My Fave kalian bisa membelinya dengan harga 60 ribu plus bisa lebih murah lagi jika ada diskon yang sedang berlangsung, bisa-bisa harganya cuma 45 ribu. GIMANAAAAA SODARAA-SODARAAA?

Saya tau keberadaan web ini sejak tahun 2015, saat magang di Surabaya. Kebetulan teman-teman kantor suka beli kupon disini terutama makanan, apalagi rata-rata makanannya bisa All you can eat getooh. Sayangnya kupon-kupon promo di web ini baru ada di Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, dan Bandung untuk wilayah Indonesia. Ada juga untuk Singapura dan Malaysia.

Nah malam minggu kemarin, tepatnya tanggal 17 Februari 2018, karena saya ada di Surabaya, bersama Mamaas tentunya, jadi kita coba mencari kupon makanan di tempat bagus tapi tetap hemaaat hahahaha… Lalu diputuskan lah untuk makan di Lareia Ciputra World. Dulu saya pernah makan cake cantik disini, yang sepotong harganya berkisar 30-50 rebooo. Kita pilih penawaran All Meal for 4 packages dengan harga 173 ribu dari 336 ribu, tapi karena masih suasana Gong Xi Fa Cai, jadi kita bayar sekitar 138 ribu, gila kan promonyaaa?


Sebenernya package yang kita pilih itu untuk breakfast atau brunch dan untuk 4 orang, tetapi saat lihat di foto oke juga buat dinner dan kita merasa bisa menghabiskannya, ya jadi tak ada salahnya dicoba. All meal for 4 packages di Lareia terdiri dari:
  • 1 Big Breakfast
  • 1 Spanish Breakfast
  • 1 Grilled Cheese Sandwich
  • 1 Pulled Chicken Burger
Saat menukarkan kupon sendiri, Mbak yang ngelayaninnya bertanya meyakinkan apa benar kita berdua bisa menghabiskan makanan untuk 4 orang ini (karena gak boleh dibawa pulang juga) dan dengan pedenya kita jawab, “IYA DONG”.

Sambil menunggu pesanan datang, kita pilih menu untuk beverages. Saya lupa nama minuman yang saya pesan apa, tapi yang rasanya seger enak gitu, ada di gambar menunya bagian blended. Sedangkan Mamaas mesen Capuccino kalo gak salah sama Lyche Tea. Dan makanan pertama yang datang setelah menunggu lumayan lama adalaaaaah Grilled Cheese Sandwich.


Disitu kita masih kayak anak kecil rebutan makanan karena ya itu tadi emang udah laper dan lumayan juga nunggu makanannya dateng (apa karena promo ya hahahaha). Yang pasti di makanan pertama ini kita masih lahap makannnya dan jelas enak (karena laper kali ya).

Kemudian makanan yang kedua muncul adalah Big Breakfast yang terdiri dari sosis, kentang yang mirip waffle bentuknya, tumisan jamur dengan minyak zaitun, serta bayam? Bagian ini kita juga lumayan makannya, tapi karena terlalu oily, jadi makannya pelan-pelan, takut eneg, untung pilih minumnya bener.


Makanan yang ketiga muncul adalah Spanish Breakfast yang isinya kurang lebih sama dengan Big Breakfast cuma semuanya ditumis campur jadi satu dan tentunya tanpa kentang yang mirip waffle. Oh noooo, ini makanan kurang tepat munculnya, kenapa? Karena dari oily ke oily lagi, kita udah mulai kerasa enegnya hahahaha…


Dan yang keempat muncul baru deh Pulled Chicken Burger dengan rotinya yang berwarna hitam. Ukuruannya sendiri lumayan jumbo, dengan isi sayur mayurnya yang bunyaaak plus keju dan cincangan ayam yang maknyus. Tapi sayangnya kita udah mulai gak sanggup menghabiskan ini Burger huhuhu… Walau makannya pelan-pelan dan dipotong-potong (karena mulut kita berdua jelas gak muat karena burgernya full isi jadi tinggi banget), still gak bisa ngabisinnya. But entah mengapa rotinya juga garing banget, gak empuk gitu. Apa memang tekstur burger hitam itu begitu ya? Karena memang baru ini nyoba yang burgernya hitam sih… Untuk Pulled Chicken Burger ini kita lebih kayak mencacah-cacah sayuran ketimbang memakannya hahaha…



Well, untuk keseluruhan okelah, memang sepertinya kita harus membawa 2 orang lagi ya biar gak eneg gitu makannya dan rasanya juga oke dengan harga promo yang wow banget. Mas dan Mbak Lareaia-nya juga ramah dan baik banget! Selamat mencoba!

Jika suatu hari saya menjadi seorang Ibu

2/24/2018 12:33:00 am 0 Comments
Jika suatu hari saya menjadi seorang Ibu, saya ingin menjadi tempat pertama dimana anak saya belajar, baik dari belajar berjalan, berbicara, mengenal lingkungan, sampai keingintauannya terhadap dunia. Mengingat sekarang banyaknya PAUD yang menjamur dimana-mana, meskipun saya nantinya memutuskan menjadi Ibu Rumah Tangga atau tetap menjadi wanita karir, saya ingin anak saya untuk menghabiskan masa kecilnya dengan bermain sepuasnya. PAUD mungkin salah satu pilihan yang baik, tetapi entah mengapa saya lebih memilih anak saya nanti akan mulai bersekolah saat umur 5 tahun.

Bagaimana dengan menjamurnya les-les anak mulai dari umur 3 tahun seperti les bahasa inggris, dan lain sebagainya? Saya juga memilih untuk tidak membuat anak saya sibuk dengan semua kegiatan yang beruntun seperti itu pada awal usianya nanti. Saya rasa sebagai ibu pun saya mampu mendidik anak saya sendiri jika yang diajarkan hanya basicnya saja, bukan begitu bukan?

sumber gambar: disini

Pendidikan orangtua di rumah itu menurut saya besar sekali pengaruhnya terhadap pengaruh perkembangan anak, apakah dia menjadi orang yang disiplin, penyayang, tegas, bertanggung jawab, atau tidak. Yang kedua terpenting setelah itu adalah lingkungan dan sebagai orangtua, alangkah baiknya pada bagian ini kita juga ikut melakukan filter dimana nanti kita akan tinggal saat berumah tangga, dan pemilihan sekolah yang tepat untuk tumbuh kembang si anak – walau nantinya ini juga merupakan pilihan si anak akan berteman dengan siapa yang membuatnya nyaman.

Melihat perkembangan sekarang, ada banyak sekali kekhawatiran yang membuat saya belum menikah pun berkontempelasi bagaimana saya akan membesarkan anak nanti dengan banyaknya insecurities yang merajalela. Dan menyadari bagaimana orangtua saya membesarkan saya, mungkin ada beberapa hal yang juga akan saya terapkan terhadap anak saya nanti.

Pertama, seperti untuk memberinya pengertian tentang kondisi orangtuanya bagaimana. Saya ingin anak saya mandiri dengan segala keputusan yang bisa dia buat sendiri. Harapannya harus tetap tinggi tanpa merengek untuk dikabulkan, karena ia bisa mengabulkan harapannya itu sendiri tanpa meminta kepada orangtua. Saya ingin membuat anak saya bisa berpikir sejak dini dengan tidak dimanjakan dengan fasilitas yang diberikan. You must do something to get what you want!

Yang kedua, seperti diawal post ini, di usia dini saya ingin dia bermain sepuasnya dan mengenal lingkungan dengan sebaik-baiknya. Untuk sekolah dan les-les yang beraneka-ragam, saya akan memulainya saat umur 5 tahun, dengan catatan untuk les harus dengan minat yang dia punya. Karena mau les dari umur 5 tahun pun tapi semisal seperti bahasa inggris, kalo tidak diaplikasikan, ya percuma saja dong ya (contohnya seperti saya ini hahahaha). Saya punya teman yang baru tertarik bahasa inggris saat akan kelulusan SMA, tapi langsung mahir sekali dengan aksen Bristish dan sekarang malah sudah menyelesaikan S2 di Australia. Jadi menurut saya semua itu hanya tinggal minat seseorang dengan konsitensi yang dijalankan.

Yang ketiga, saya ingin mendidik anak saya untuk berani bermimpi setinggi mungkin, bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk digapai, mau sampai Kutub Utara pun ibu dukung naaaak…. Yang terpenting dia tau apa yang mau dia tuju, bukan hanya karena ikut-ikutan teman atau hal lainnya. Tapi karena dia yakin bahwa passion hidupnya disitu dan bermanfaat bagi orang banyak, sekalipun yang akan dilakukan hanya dibelakang layar saja.

Yang keempat dan ini juga merupakan yang terpenting bahwa apa yang akan dilakukannya akan dipertanggung-jawabkan di akhirat nanti. Maka dari itu, semoga saya bisa mendidik anak saya menjadi sebaik-baiknya pribadi. Semoga anak laki-laki saya bisa menjadi seorang gentleman dignity sejati dengan akhlak yang baik dan anak perempuan saya bisa menjaga diri dengan sebaik-baiknya dengan beauty brain behaviour yang dia punya. Semoga saya bisa menjadi ibu dan sahabat yang menyenangkan bagi anak-anak saya nanti. Aamiin…

Follow Us @viiint